Kapan Sebaiknya Menggunakan Pallet Besi? Ini Panduannya

Dalam dunia logistik dan pergudangan, pemilihan jenis pallet sangat memengaruhi efisiensi, keamanan, serta biaya operasional. Tiga jenis pallet yang paling umum digunakan adalah pallet kayu, pallet plastik, dan pallet besi. Masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan, tergantung kebutuhan industri.

Artikel ini akan mengulas lebih dalam tentang pallet besi, fungsi utamanya, dan kapan sebaiknya perusahaan memilih pallet jenis ini dibandingkan plastik atau kayu.

Dalam praktik industri, pemilihan pallet juga berkaitan dengan standar material handling dan sistem warehouse racking yang digunakan. Kesalahan memilih jenis pallet dapat menyebabkan deformasi rak, kerusakan barang, hingga risiko kecelakaan kerja. Karena itu, memahami karakter tiap material pallet menjadi langkah penting sebelum investasi jangka panjang.

Apa Itu Pallet Besi?

Pallet besi adalah pallet yang terbuat dari bahan logam, biasanya baja ringan atau galvanis, yang dirancang untuk menopang beban sangat berat. Tidak seperti pallet kayu atau plastik, pallet besi memiliki daya tahan tinggi terhadap benturan, tekanan, maupun kondisi lingkungan ekstrem.

Karena kekuatannya, pallet besi sering digunakan dalam sektor industri berat, penyimpanan jangka panjang, maupun kebutuhan logistik khusus.

Sebagian pallet besi dilapisi galvanized coating atau powder coating untuk mencegah korosi. Lapisan ini membuat pallet lebih tahan terhadap kelembapan tinggi dan paparan bahan kimia. Inilah alasan pallet besi banyak digunakan di industri kimia, pertambangan, dan manufaktur logam.

Keunggulan Pallet Besi

  1. Kapasitas Beban Sangat Tinggi
    Pallet besi mampu menahan beban hingga beberapa ton, lebih besar dibanding pallet kayu atau plastik.
  2. Tahan Lama & Kokoh
    Material logam membuat pallet besi tidak mudah patah, retak, atau hancur.
  3. Tahan Api & Suhu Ekstrem
    Cocok untuk lingkungan yang memiliki risiko kebakaran atau suhu tinggi.
  4. Keamanan Lebih Terjamin
    Stabilitas tinggi mencegah deformasi saat digunakan dalam sistem rak bertingkat (racking system).
  5. Higienis
    Pallet besi tidak mudah menyerap cairan, sehingga relatif lebih mudah dibersihkan dibanding kayu.
Baca Juga  Pallet Plastik vs Pallet Kayu: Mana yang Lebih Unggul?

Dalam sistem high-rise racking, pallet besi mampu mempertahankan bentuk tanpa melendut meski digunakan bertahun-tahun. Ini mengurangi risiko robohnya tumpukan barang di ketinggian. Selain itu, pallet besi lebih stabil saat diangkat forklift pada beban tidak merata.

Kekurangan Pallet Besi

  • Harga lebih mahal dibandingkan pallet kayu atau plastik.
  • Bobot berat, sehingga membutuhkan peralatan khusus untuk pemindahan.
  • Risiko korosi jika tidak dilapisi anti-karat dengan baik.

Namun, biaya awal yang tinggi sering tertutup oleh umur pakai yang jauh lebih panjang. Dalam perhitungan total cost of ownership (TCO), pallet besi kerap lebih hemat untuk operasional jangka panjang dibanding sering mengganti pallet kayu rusak.

Perbandingan Pallet Besi, Plastik, dan Kayu

AspekPallet KayuPallet PlastikPallet Besi
Kapasitas BebanSedang (1–2 ton)Sedang – Tinggi (1–3 ton)Sangat Tinggi (3–5 ton atau lebih)
HargaMurahMenengahMahal
BobotRingan – SedangRingan – SedangBerat
KetahananRentan rayap & lembapTahan lembap & kimiaTahan benturan & suhu ekstrem
HigienitasRendahTinggiTinggi
Umur PakaiSingkat – SedangSedang – PanjangPanjang

Kapan Sebaiknya Menggunakan Pallet Besi?

Pallet besi tidak selalu diperlukan dalam semua jenis operasional. Namun, ada kondisi tertentu di mana pallet besi menjadi pilihan terbaik, antara lain:

  • Industri berat seperti baja, otomotif, konstruksi, dan kimia.
  • Penyimpanan beban ekstra berat yang tidak bisa ditopang pallet plastik atau kayu.
  • Gudang dengan racking system tinggi yang membutuhkan kestabilan ekstra.
  • Lingkungan ekstrem dengan risiko kebakaran, suhu tinggi, atau paparan bahan kimia keras.
  • Kebutuhan jangka panjang, di mana investasi awal lebih mahal tetapi umur pakai jauh lebih lama.

Study Kasus

Sebuah perusahaan manufaktur otomotif di Karawang sebelumnya menggunakan pallet kayu untuk menyimpan komponen mesin seberat ±2,8 ton. Dalam 6 bulan, banyak pallet kayu patah dan menyebabkan kerusakan produk. Setelah beralih ke pallet besi galvanis, tidak ada lagi pallet rusak dalam 3 tahun operasional, serta kapasitas racking meningkat 18% karena stabilitas lebih baik.

Baca Juga  Kenapa Pallet Kayu Tidak Disarankan untuk Industri Makanan dan Minuman?

Kesimpulan

Pallet besi adalah solusi terbaik untuk industri dengan kebutuhan beban berat, kestabilan tinggi, dan kondisi operasional ekstrem. Meski harganya lebih mahal dan bobotnya lebih berat, keunggulan dalam hal daya tahan, keamanan, dan umur pakai menjadikannya pilihan tepat untuk sektor logistik dan manufaktur besar.

FAQ

1. Apakah pallet besi bisa custom ukuran?
Ya. Banyak vendor menyediakan pembuatan pallet besi custom sesuai ukuran rak gudang dan forklift.

2. Apakah pallet besi bisa digunakan outdoor?
Bisa, terutama jika menggunakan lapisan galvanis atau anti karat.

3. Apakah pallet besi aman untuk industri makanan?
Aman jika menggunakan finishing food-grade coating dan mudah dibersihkan.

4. Berapa umur pakai pallet besi?
Bisa mencapai 8–15 tahun tergantung intensitas penggunaan.

5. Apakah pallet besi lebih hemat dibanding plastik?
Untuk beban berat dan jangka panjang, pallet besi lebih hemat karena jarang rusak dan tidak perlu sering diganti.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top