Dalam dunia logistik dan distribusi, kebutuhan akan pallet semakin beragam. Jika sebelumnya pallet kayu, plastik, atau besi mendominasi, kini hadir inovasi baru berupa pallet kardus. Jenis pallet ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengiriman ringan dengan biaya efisien serta tetap memperhatikan aspek ramah lingkungan.
Daftar Isi

Artikel ini akan membahas secara detail apa itu pallet kardus, keunggulan, kelemahan, serta penggunaannya dalam rantai pasok modern.
Dalam praktik logistik modern, tren penggunaan sustainable packaging terus meningkat seiring tuntutan global terhadap efisiensi dan pengurangan limbah industri. Pallet kardus menjadi salah satu solusi yang mendukung strategi green supply chain karena materialnya mudah terurai dan dapat didaur ulang. Banyak perusahaan ekspor kini mulai beralih ke pallet kardus untuk memenuhi standar lingkungan dari buyer internasional. Hal ini juga berdampak positif pada citra brand di mata konsumen global.
Apa Itu Pallet Kardus?
Pallet kardus adalah jenis pallet yang terbuat dari bahan corrugated cardboard (kardus bergelombang) yang diproses secara khusus agar memiliki kekuatan menahan beban tertentu. Tidak seperti pallet kayu atau plastik yang ditujukan untuk beban berat, pallet kardus biasanya digunakan dalam pengiriman barang ringan hingga menengah.
Karena bobotnya yang sangat ringan, pallet ini menjadi pilihan populer bagi perusahaan yang sering melakukan pengiriman udara (air freight), di mana biaya dihitung berdasarkan berat muatan.
Struktur corrugated pada pallet kardus umumnya terdiri dari beberapa lapisan gelombang yang dirancang untuk mendistribusikan tekanan secara merata. Teknologi honeycomb cardboard structure bahkan memungkinkan pallet kardus menahan beban lebih tinggi dibanding kardus biasa. Beberapa produsen juga menambahkan lapisan water resistant coating agar pallet lebih tahan terhadap kelembapan selama pengiriman. Inovasi ini membuat pallet kardus semakin kompetitif di sektor ekspor modern.
Keunggulan Pallet Kardus
- Ramah Lingkungan
Dibuat dari bahan yang dapat didaur ulang, sehingga mendukung praktik logistik berkelanjutan. - Bobot Sangat Ringan
Berat rata-rata hanya beberapa kilogram, jauh lebih ringan dibanding pallet kayu atau plastik. - Efisiensi Biaya Transportasi
Ideal untuk pengiriman udara karena mampu mengurangi total berat muatan. - Mudah Didaur Ulang & Dibersihkan
Setelah pemakaian, pallet kardus dapat dihancurkan dan diolah kembali. - Tidak Memerlukan Fumigasi
Berbeda dengan pallet kayu yang harus memenuhi standar ISPM-15, pallet kardus bebas dari kewajiban fumigasi.
Dalam pengiriman ekspor, biaya fumigasi pallet kayu dapat menambah pengeluaran logistik hingga 5–15% per shipment. Dengan pallet kardus, perusahaan dapat memangkas biaya tambahan ini sekaligus mempercepat proses clearance di pelabuhan. Selain itu, pallet kardus tidak meninggalkan serpihan atau paku, sehingga lebih aman untuk produk sensitif seperti elektronik dan farmasi. Faktor ini membuatnya banyak digunakan pada air cargo handling.
Kelemahan Pallet Kardus
Meskipun memiliki keunggulan, pallet kardus juga memiliki keterbatasan:
- Tidak tahan air atau kelembapan jika tidak diberi lapisan pelindung.
- Daya dukung terbatas, umumnya hanya untuk beban ringan hingga menengah (maksimal 200–500 kg tergantung desain).
- Kurang cocok untuk penggunaan berulang dibanding pallet plastik atau besi.
Perbandingan Pallet Kardus dengan Jenis Lain
| Aspek | Pallet Kardus | Pallet Kayu | Pallet Plastik | Pallet Besi |
|---|---|---|---|---|
| Bobot | Sangat ringan | Sedang – Berat | Ringan – Sedang | Berat |
| Kapasitas Beban | Rendah (200–500 kg) | Sedang (1–2 ton) | Sedang – Tinggi (1–3 ton) | Sangat Tinggi (3–5 ton) |
| Ramah Lingkungan | Sangat tinggi (dapat daur ulang) | Sedang (alami, tapi butuh fumigasi) | Tinggi (reusable) | Rendah (tidak mudah daur ulang) |
| Ketahanan | Rendah (air & kelembapan) | Sedang | Tinggi | Sangat tinggi |
| Biaya Transportasi | Sangat hemat | Sedang | Sedang | Tinggi |
Kapan Sebaiknya Menggunakan Pallet Kardus?

Pallet kardus bukan untuk semua kebutuhan logistik, tetapi ideal digunakan dalam situasi berikut:
- Pengiriman udara (air freight) yang membutuhkan bobot seminimal mungkin.
- Distribusi barang ringan seperti produk farmasi, elektronik kecil, kosmetik, atau kemasan makanan.
- Ekspor sekali jalan (one-way shipping) yang tidak memerlukan pallet kembali ke pengirim.
- Perusahaan dengan komitmen ramah lingkungan yang ingin mengurangi penggunaan kayu atau plastik sekali pakai.
Study Kasus
Sebuah perusahaan kosmetik ekspor di Jakarta beralih dari pallet kayu ke pallet kardus untuk pengiriman ke Jepang melalui jalur udara. Hasilnya, berat muatan berkurang rata-rata 28%, sehingga biaya air freight turun signifikan. Selain itu, proses ekspor lebih cepat karena pallet tidak memerlukan fumigasi ISPM-15. Dalam 6 bulan, perusahaan mencatat efisiensi biaya logistik hingga puluhan juta rupiah.
Kesimpulan
Pallet kardus adalah solusi inovatif untuk kebutuhan pengiriman ringan yang menekankan efisiensi biaya dan keberlanjutan lingkungan. Dengan bobot ringan, ramah lingkungan, serta bebas fumigasi, pallet ini sangat cocok untuk ekspor, khususnya melalui jalur udara.
Namun, penting untuk mempertimbangkan keterbatasannya, terutama dalam hal ketahanan terhadap air dan kapasitas beban. Dengan memilih jenis pallet sesuai kebutuhan, perusahaan dapat lebih optimal dalam mengelola rantai pasok sekaligus mendukung praktik logistik berkelanjutan.
FAQ
1. Berapa kapasitas maksimal pallet kardus?
Umumnya 200–500 kg, tergantung desain dan struktur honeycomb yang digunakan.
2. Apakah pallet kardus bisa digunakan untuk ekspor?
Ya. Bahkan sangat ideal karena tidak memerlukan fumigasi dan lebih ringan untuk air freight.
3. Apakah pallet kardus tahan air?
Versi standar tidak tahan air, tetapi tersedia opsi dengan lapisan waterproof coating.
4. Apakah pallet kardus bisa dipesan custom ukuran?
Bisa. Banyak produsen menyediakan custom size sesuai kebutuhan kontainer atau produk.
5. Apakah pallet kardus lebih murah dari pallet kayu?
Untuk one-way shipping dan air freight, pallet kardus biasanya lebih hemat total biaya logistik.
