Dalam dunia logistik dan pergudangan modern, pemilihan pallet yang tepat sangat menentukan efisiensi operasional. Dua jenis pallet yang sering digunakan adalah pallet rata (solid deck) dan pallet jaring (mesh deck).
Daftar Isi

Masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan yang berbeda, sehingga memahami karakteristiknya sangat penting agar perusahaan dapat memilih sesuai kebutuhan industri.
Pallet Rata: Stabilitas dan Perlindungan Maksimal
Ciri-Ciri Pallet Rata
- Permukaan solid dan rata, tanpa celah
- Menahan barang lebih stabil, cocok untuk produk kecil atau berbentuk tidak teratur
- Umumnya lebih kokoh dan mampu menahan beban berat
Beberapa pallet rata modern mampu menahan beban hingga 1–2 ton, tergantung material dan struktur desainnya. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk industri manufaktur berat.
Kelebihan
- Stabilitas Tinggi – Barang tidak mudah bergeser saat diangkat forklift
- Perlindungan Produk – Cocok untuk barang sensitif, mudah pecah, atau basah
- Kompabilitas Universal – Bisa digunakan di berbagai jenis rak dan forklift
Kekurangan
- Kurang ventilasi, sehingga kurang ideal untuk barang yang membutuhkan sirkulasi udara
- Lebih berat dibanding pallet jaring, yang bisa mempengaruhi biaya pengiriman
Pallet Jaring: Ringan dan Sirkulasi Maksimal
Ciri-Ciri Pallet Jaring
- Permukaan berbentuk jaring atau mesh, terdapat celah untuk udara atau cairan
- Biasanya lebih ringan dan mudah dipindahkan
- Dirancang untuk produk yang membutuhkan ventilasi atau drainase
Struktur mesh juga membantu mengurangi penumpukan debu sehingga cocok digunakan pada sektor agrikultur dan cold storage.
Kelebihan
- Sirkulasi Udara – Ideal untuk produk makanan, sayur, buah, atau barang yang sensitif terhadap kelembaban
- Ringan – Memudahkan pengangkutan dan penghematan biaya kirim
- Hemat Ruang – Beberapa pallet jaring bisa nestable untuk penyimpanan efisien
Kekurangan
- Kurang stabil untuk barang kecil karena celah pada permukaan
- Tidak cocok untuk produk mudah pecah tanpa lapisan tambahan
Bagaimana Memilih Pallet yang Tepat untuk Industri Anda

ilustrasi gambar pallet rata dan pallet jaring
- Pertimbangkan Jenis Barang – Barang padat, sensitif, atau mudah pecah → pilih pallet rata; barang yang membutuhkan sirkulasi atau drainase → pilih pallet jaring
- Perhatikan Berat dan Volume – Pallet jaring ringan cocok untuk pengiriman jarak jauh dan frekuensi tinggi; pallet rata lebih sesuai untuk beban berat atau barang yang stabil
- Evaluasi Sistem Gudang & Forklift – Pastikan pallet kompatibel dengan rak gudang, forklift, dan alat transportasi yang digunakan
- Perhitungkan Efisiensi Operasional – Pilih pallet yang memaksimalkan ruang, mengurangi risiko kerusakan barang, dan mendukung proses distribusi
Memilih pallet yang sesuai dapat meningkatkan efisiensi operasional gudang hingga 15%, terutama pada bisnis dengan volume tinggi dan rotasi cepat.
Studi Kasus
Sebuah perusahaan FMCG di Jawa Barat mengalami kerusakan produk hingga 8% per bulan saat distribusi. Setelah beralih dari pallet jaring ke pallet rata untuk produk kecil dan mudah pecah, tingkat kerusakan turun menjadi 2%. Selain itu, penggunaan pallet jaring tetap dipertahankan untuk produk segar, sehingga biaya operasional tetap efisien. Kombinasi dua jenis pallet ini berhasil meningkatkan kecepatan loading-unloading sebesar 12%.
Kesimpulan
Pemilihan antara pallet rata atau jaring harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik industri Anda.
- Pallet Rata → Stabilitas tinggi, proteksi maksimal, cocok untuk barang sensitif atau pecah
- Pallet Jaring → Ringan, ventilasi optimal, cocok untuk barang yang memerlukan sirkulasi udara
Dengan memahami perbedaan dan keunggulannya, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi logistik, mengurangi kerugian, dan memastikan keamanan barang selama penyimpanan dan distribusi
FAQ
1. Apakah pallet plastik lebih tahan lama dibanding pallet kayu?
Ya. Pallet plastik rata-rata lebih tahan lama, tidak lembab, bebas rayap, dan lebih higienis. Cocok untuk industri makanan, farmasi, dan pergudangan modern.
2. Apakah pallet jaring aman untuk barang berat?
Untuk beban menengah aman, namun untuk beban berat di atas 1 ton biasanya disarankan menggunakan pallet rata atau pallet jaring dengan struktur reinforced.
3. Apakah bisa menggabungkan pallet jaring dan pallet rata dalam satu sistem gudang?
Bisa. Banyak gudang besar menggunakan kombinasi keduanya untuk menyeimbangkan efisiensi biaya, stabilitas barang, dan kebutuhan ventilasi.
4. Kapan saya harus menggunakan lapisan tambahan seperti anti-slip paper?
Saat memuat barang kecil, kotak ringan, atau barang mudah bergeser, terutama jika menggunakan pallet jaring. Lapisan anti-slip membantu menahan gesekan dan mengurangi potensi kerusakan.
5. Apakah pallet ringan benar-benar menghemat biaya pengiriman?
Untuk pengiriman rutin dan volume besar, penghematan bisa signifikan karena berat pallet mempengaruhi total biaya logistik.
